hem. ini postingan saya yang melenceng dari tujuan blog saya yang menebarkan virus-virus hepi. saya awalnya gak mau nulis di sini, tapi saya ngerasa gak ada tempat yang lebih tepat lagi untuk menuliskan apa yang sebenarnya saya rasakan. hem. maaf ya kalo bacanya jadi kurang enak. hehehehe. =)
sejak beberapa hari yang lalu, ada beberapa kejadian yang membuat berada dalam fasa kesedihan. fasa dimana saya ingin sekali menangis terisak-isak atau teriak sekencang-kencangnya, yang akhirnya saya keluarkan dalam bentuk tawa. hmph. semua yang terjadi, begitu menyakitkan dan mengganggu.
saya mungkin terlihat dari luar, seperti seorang yang selalu bahagia, ceria dan periang. saya memang sulit menunjukkan kesedihan atau masalah yang ada dalam diri saya saat saya sudah berada di tengah-tengah sahabat-sahabat saya, atau di tengah-tengah keramaian. tetapi hari ini, kesedihan saya yang besar jumlahnya, tidak mampu terbendung lagi. sangat merasa diabaikan oleh 2 orang yang saya sayangi. merasa pengorbanan tulus dari dalam hati saya, sia-sia.
mungkin orang bilang, kalau pengorbanan yang tulus itu tidak ada yang sia-sia, karena tidak mengharapkan pamrih. namun, ada saat-saat tertentu dimana kita melakukan sesuatu dengan niat dan ketulusan demi membahagiakan orang yang kita sayang dan tanpa disadari, kita berharap orang tersebut tetap atau justru semakin menyayangi kita. kini yang terjadi, pengharapan saya, sia-sia. menorehkan keputusasaan dalam hati yang rapuh.
karena wanita ingin dimengerti. lewat tutur lembut dan laku agung.
seperti kepiting, meski terlihat kuat di luar, hati ini juga bisa menangis.